Siswa SD Muda Tusida Tampil Percaya Diri Sampaikan Kultum Inspiratif di Masjid Baiturrahman
SD Muda Tusida terus mendorong siswa untuk berani tampil, percaya diri, dan memiliki karakter Islami. Salah satunya melalui kegiatan kultum siswa setelah salat Zuhur berjamaah di Masjid Baiturrahman, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan, Selasa (4/8/2026).
Kali ini, giliran Daris Arkan Budiyanto, siswa kelas 6 Bima Sakti, yang tampil menyampaikan kultum di hadapan guru dan teman-temannya. Dengan tenang dan penuh keyakinan, Daris membawakan materi bertema “Menjadi Siswa yang Baik dalam Islam”.
Dalam kultumnya, Daris mengajak para siswa untuk menjadi pribadi unggul melalui konsep 3P: Pintar, Patuh, dan Punya Akhlak.
Menurutnya, menjadi siswa berprestasi bukan hanya tentang mendapatkan nilai akademik yang baik. Seorang siswa juga perlu memiliki ketaatan kepada Allah SWT, menghormati orang tua dan guru, serta membiasakan perilaku dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Daris dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Penampilannya pun mendapat apresiasi dari para guru dan siswa yang mengikuti salat Zuhur berjamaah.
Kultum Siswa Melatih Kepercayaan Diri dan Kepemimpinan Islami
Koordinator Ismuba (Al-Islam, Ke-Muhammadiyahan, dan Bahasa Arab) Rahmad Hidayat, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan kultum setelah salat Zuhur merupakan salah satu program rutin di SD Muhammadiyah 2 Tulangan.
“Kegiatan kultum ini bertujuan melatih keberanian anak untuk berbicara di depan umum, menyampaikan gagasan dengan percaya diri, serta menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan dakwah Islam,” jelas Rahmad.
Menurutnya, kesempatan tampil di depan teman-teman menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar menyampaikan materi keislaman, tetapi juga belajar membangun komunikasi, keberanian, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.
Program kultum tersebut menjadi bagian dari upaya SD Muda Tusida dalam membentuk pendidikan karakter Islami. Melalui pembiasaan positif di lingkungan sekolah, siswa diarahkan untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas secara akademik, percaya diri, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dari mimbar Masjid Baiturrahman, keberanian Daris menjadi contoh bahwa siswa SD pun dapat belajar berdakwah, berbicara di depan umum, dan menyampaikan pesan kebaikan dengan penuh percaya diri.
Komentar